MENDIAGNOSIS MASALAH
DAN
TROUBLESHOTING POWER SUPPLY
|
NAMA KELOMPOK IV
·
ANDI M. ISHAK
· GREGORIUS
AGUNG
· ADE
ISWANTO
· FAHCRUN
AHMAD
·
FERDYANTO ROMBE
SMK KARTIKA XX-1
WIRABUANA
KATA
PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan atas kehadirat Allah SWT, karena atas segala limpahan Rahmat
dan Karunia-Nya maka kami dapat menyelesaikan makalah tentang Mendiagnosis Permasalah
Dan Perbaikan Power Supply. Makalah ini selesai karena
berbagai pihak yang telah memberi kami pengetahuan. maka kami akan tahu dan memahami
walau sedikit tentang power supply
Kami
menyadari makalah mendiagnosis permasalahan dan perbaikan power supply ini banyak
terdapat kekurangan didalamnya. Untuk itu kami mengharapkan kritik dan saran
yang bersifat membangun demi kesempurnaan yang akan datang.
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.......................................................................................... i
KATA PENGANTAR........................................................................................ ii
DAFTAR ISI....................................................................................................... iii
DAFTAR GAMBAR.......................................................................................... iv
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar Belakang.................................................................................. 1
B.
Pokok Permasalahan........................................................................ 2
C.
Batasan Masalah............................................................................... 2
D.
Tujuan Dan Manfaat........................................................................ 3
BAB II TUJUAN
PUSTAKA
A.
LandasanTeori................................................................................... 4
B.
Defenisi............................................................................................... 8
BAB III JUDUL
A.
Mendiaknosis..................................................................................... 9
B.
Troubleshoot...................................................................................... 9
BAB IV PENUTUP
A. Kesimpulan........................................................................................ 11
B. Saran.................................................................................................. 11
BAB V DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR
GAMBAR POWER SUPPLY
1. (Gambar 2.1)Gambar power supply........................................................... 4
2. (Gambar 2.2)Gambar power supply jenis AT............................................ 6
3. (Gambar 2.3) Gambar tegangan output power supply jenis AT.............. 7
4. (Gambar 2.4)Gambar power supply jenis ATX......................................... 8
5. (Gambar 2.5) Gambar tegangan output power supply jenis
ATX........... 9
6. Gambar 3.1 (Diagram Alir MencariKerusakan Power Supply)................... 12
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR BELAKANG
Peripheral adalah hardware tambahan yang disambungkan ke komputer, biasanya
dengan bantuan kabel ataupun sekarang sudah banyak perangkat peripheralwireless.
Peripheral ini bertugas membantu komputer menyelesaikan tugas yang tidak dapat
dilakukan oleh hardware yang sudah terpasang di dalam cassing.
1.
Peripheral Utama(main
peripheral)
Yaitu peralan yang harus ada dalam mengoperasikan
komputer contoh yaitu monitor, keyboard, dan mouse.
2.
Peripheral
pendukung(auxillary peripheral)
Yaitu peralatan yang tidak harus ada dalam
mengoperasikan komputer cotoh yaitu modem, web cam, dan lain-lain.
Sedangkan berdasarkan proses kerjanya dalam mendukung mengoperasikan komputer
terbagi menjadi 2 yaitu;
1.
Perangkatinput (masukan)
Adalah perangkat yang di gunakan untuk memeasukan
data atau perintah kedalam komputer. Perangkat tersebut anatara lain
keyboard,mouse,scanner,digitizer,kamera digital,microphone,dan peripheral
lainnya.
2.
Perangkatoutput (keluaran)
Adalah peralatan yang kita gunakan untuk
menampilkan hasil pengolah data atau perintah yang di lakukan oleh komputer.
Berikut adalah macam-macam peripheral :
1.
VGA card 6. Modem
2.
Soundcard 7. Memory
3.
TV card 8. Scanner
4.
LAN card 9. Monitor
5.
Printer
B. POKOK
PERMASALAHAN
Pokok permasalahan pada makalah ini adalah
bagaimana cara mendiagnosis permasalahan dan perbaikan pada power supply!
C. BATASAN
MATERI
Agar permasalahan ini tidak meluas kami
mohon kepada kelompok lain agar membatasi materi tentang mendiagdannosis permasalahan
dan perbaikan power supply.
D.
TUJUAN DAN MANFAAT
Tujuan
1.
Agar siswa dapat mengetahui fungsi dan kegunaan
power supply
2.
Agar siswa dapat mendiagnosis masalah pada
power supply
Manfaat
1.
bagi siswa agar dapat mengenal lebih jauh lagi
tentang power supply dan memperbaiki power supply
2.
bagi guru agar dapat mempermudah dalam proses
pembelajaran tentang perangkat peripheral
BAB
II
TUJUAN PUSTAKA
A. LANDASAN TEORI
Gambar
2.1.(gambar power supply)
Power supply adalah bagian
yang sangat penting pada computer, tanpa ada power supply computer tidak akan pernah
hidup. Power supply adalah salah satu komponen yang paling sedikit dipahami dalam
PC dan pada saat yang sama juga power supply adalah salah satu bagian yang
paling penting. Ketika power supply sudah jelek atau tidak layak pakai,
computer pun akan ikut bermasalah.
Seperti
yang saya sebutkan tadi power supply adalah bagian yang sangat penting ada
computer. Jika anda berencana melakukan upgrade besar pada computer, ada baiknya
power supply juga ikut diganti karena nantinya akan mempengaruhi kinerja pada
computer.
Power supply adalah perangkat keras
yang berfungsi untuk menyuplai tegangan langsung komponen dalam casing yang membutuhkan
tegangan, misalnya motherboard, hard disk, kipas, dll. Input power supply
berupaarus bolak-balik (AC) sehingga power supply harus mengubah tegangan AC
menjadiarus DC (Arussearah), karena hardware computer hanya dapat beroperasi dengan
arus DC. Power supply berupa kontak yang umumnya diletakkan di bagian belakang atas
casing. Besarnya listrik yang mampu ditangani power supply ditentukan oleh dayanya
dan dihitung dengan satuan watt.
Pada dasarnya fungsi utama dari
power supply adalah mengubah aliran lisrik harus bolak-balik (AC) yang tersedia
dari aliran listrik (di Indonesia, PLN). Menjadi arus listrik searah (DC) yang
dibutuhkan oleh computer pada PC. Power supply dari bagian termasuk power
conversion. Power conversion terdiri dari tiga macam:AC/DC power suooly, DC?DC
converter, dan DC/AC inverter. Power supply untuk PC sering juga disebut sebagai
PSU (Power Supply Unit). PSU termasuk power conversion AC/DC. Power supply
diharapkan dapat melakukan fungsi-fungsi berikut ini.
Sebagai
converse
input listrik AC menjadi DC memberikan arus listrik DC yang lebih merata, dapat
mengendalikan arus listrik/ tegangan agar tetap terjaga tetapi tergantung
beban daya, dan perubahan kenaikan temperature kerja juga toleransi perubahan tegangan
daya input, mencegah naiknya tegangan listrik.
Power
supply begitu penting peranannya sebagi penunjang hidup computer. Power sebuah komponen
untuk menyediakan dan mengalirkan aruslistrik untuk komponen supply itui baratnya
seperti jantung ditubuh manusia. Power supply merupakan –komponen lainya dari sebuah
PSU. Dari arus listrik dari PLN yang dihubungkan ke power supply computer anda,
dari power supply tersebut barulah arus listrik sebesar 220 volt ini diperkecil dan dibagi-bagi pada komponen
lainya. Rata-rata tegangan yang dihasilkan power supply antara 5-12 volt dan dipakai
untuk menghidupkan komponen lain seperti hard disk, mainboard yang akan membaginya
lagi kepada keyboard dan mouse serta piranti USB lainnya, CD-ROM. Power supply
sudah menjadi satu paket dengan casing computer, ketika anda membeli sebuah
computer dengan rata-rata tegangan sebesar 350 watt. Besar tegangan tersebut sudah
mencukupi untuk kebutuhan computer saat ini.
JENIS-JENIS
POWER SUPPLY
Power supply AT
Gambar 2.2(power supply jenis AT)
Power supply yang memiliki kabel power
yang dihubungkan ke motherboard terpisah menjadi dua konektor power (P8 dan
P9). Power yang berwarna hitam dari konektor P8 dan P9 harus bertemu di tengah jika
disatukan.
Pada power supply
jenis AT ini, tombol ON/OFF dihubungkan langsung pada tombol casing. Power
supply jenis AT ini hanya digunakan sebatas pada era computer pentum II. Pada
era pentum III keatas atau hingga sekarang, sudah tidak ada computer yang
menggunakan power supply jenis AT.
Ciri-ciriutama
1)
Tombol
on/off bersifat menual
2)
Ketika
shutdown, untuk mematikan mesti menekan tombol CPU
3)
Kabel
daya ke motherboard terdiri dari atas 2×6 pin
4)
Daya
rata-rata dibawah 250 watt
|
ISA Systems : Multi-lead cable (all
models) model 25 286
PC, XT,
AT
model 25 model 30
model 30 286
|
|
P1 (PS8 on AT
g)
J7
P3
J7
1 power good † 1
power ood †1 1 power good
† same as model 25
2 n.c. (AT, +5V) 2
ground
2 ground
3 +12
V
3 +12
V
3 +12 V
4 -12
V
4 -12
V
4 -12 V
5
ground
5
ground
5 ground
6
ground
6
ground
6 ground
7 ground
P2 (PS9 on AT)
8
ground
P4
J14
1
ground
9 -5
V
1 ground
1 ground
2
ground
10 +5
V
2
ground
2 ground
3 -5
V
11 +5
V
3 -5
V
3 +5 V
4 +5
V
12 +5
V
4 +5 V
4 +5 V
5 +5
V 5 +5
V 5
+5 V
6 +5
V 6 +5 V
|
Gambar 2.3. (Tegangan Output Power
Supply Jenis TX)
Power
supply ATX
Gambar
2.4(power supply jenis ATX)
Power supply ATX (Advenced Technologi Extended)
adalah jenis power supply jenis terbaru dan paling banyak digunakan saat ini.
Perbedaan yang mendasar pada PSU jenis AT dan ATX yaitu pada tombol powernya,
jika power supply AT menggunakan Switch dan ATX menggunakan tombol mengirimkan sinyal
ke motherboard seperti tombol power pada keyboard.
Cirri-ciriutama
1)
Terdiri
atas satu set kabel supply ke motherboard yang berjumlah : 20 pin atau 20pin +
4pin 24pin + 4pin atau 24pin + 8pin
2)
Ketika
shutdown otomatis CPU mati
3)
Ada
konektor tambahan power SATA (PSU terkini)
4)
Daya
lebih besar untuk memenuhi stan dari komputasi masa kini
5)
Efisiensi
lebihbaik.
|
Pin 1
|
Pin 2
|
Pin 3
|
Pin 4
|
Pin 5
|
Pin 6
|
Pin 7
|
Pin 8
|
Pin 9
|
Pin 10
|
|
3.3V
|
3.3V
|
Gnd
|
5V
|
Gnd
|
5V
|
Gnd
|
P_OK
|
5VSB
|
12V
|
|
Oran
|
Oran
|
Blk
|
Red
|
Blk
|
Red
|
Blk
|
Gray
|
Purp
|
Yell
|
|
Oran
|
Blue
|
Blk
|
Green
|
Blk
|
Blk
|
Blk
|
White
|
Red
|
Red
|
|
3.3V
|
-12V
|
Gnd
|
P_ON
|
Gnd
|
Gnd
|
Gnd
|
-5V
|
5V
|
5V
|
|
Pin 11
|
Pin 12
|
Pin 13
|
Pin 14
|
Pin 15
|
Pin 16
|
Pin 17
|
Pin 18
|
Pin 19
|
Pin 20
|
Gambar 2.5. (Tegangan Output
Power Supply Jenis ATX)
B. .DEFENISI
Sebelum
kita memperbaiki sebuah komponen peripheral sabaiknya kita mendiagnosis terlabih
dahulu perangkat peripheral tersebut. Karena Mendiagnosis merupakan langkah pertama
untuk memperbaiki sebuah komponen-komponen peripheral contohnya power supply.
Ada banyak masalah yang timbul pada power supply oleh karena itu kita diajar
agar dapat mencari masalah apa yang ada pada power supply dan bagaimana memperbaikinya.
BAB III
MENDIAGNOSIS DAN MEMPERBAIKI
MASALAH POWER SUPLAY
A.
MENDIAGNOSIS
1) Mati total (tidak ada tegangan keluaran
pada semua pin).
2) Tegangan keluaran tidak stabil.
3) Tegangan keluaran +12 v lebih besar.
4) Tegangan keluaran +12 v drop.
5) Tidak tegangan keluaran +5 v.
6) Tidakada signal teganganpada
power good.
B.
TROUBLESHOOTING
Prosedurdan troubleshooting pada power
supply
a)
Cek
keberadan sumber tegangan dari jala-jala, jika tidak ada(berarti kerusakan ada pada
sumber tegangan /mati perbaiki jala-jala /tunggu hingga hidup), jika ada lakukan
pengecekan berikutnya.
b)
Cek
kabel power dan konektor dengan memakai multimeter. Jika putus sambung/ ganti dengan
kabel yang masih baik, jika baik lakukan pengecekan berikutnya.
c)
Cek
kipas apakah berputar jika ya/tidak lakukan pengecekan berikutnya.
d)
Cek
semua pin tegangan keluaran DC pada konektor, jika normal dan kipas tidak berputar
periksa kabel dan konektor kipas jika baik ganti kipas, jika tidak ada tegangan
keluaran lakukan pengecekan berikutnya.
e)
Cek
seklar on/off pada power supply. Jika rusak ganti dengan yang baik, jika baik ganti
power supply yang baik atau lakukan pengecekan berikutnya.
f)
Cek
solderan, jalur, sambungan komponen dan komponen eletronik (komponen aktif:komponen
pasif: resistor, kapasitor, PTC, dansekring).
1) Jika ada yang rusak ganti dengan
yang baik.
2) Jika tegangan tidak stabil kemungkinan
kerusakan pada kondesator eletronik setalah diode penyerahan dari sumber
120/220 v.
3) Jika tegangan keluaran +12 V
naik/ drop, kemunkinan kerusakan pada kodesator eletronik pada jalur ini atau
IC regulator.
4) Jika tegangan keluaran +5 V tidak
ada, kemungkinan kersakan pada penyearah atau kondesator eletronik pada jalur ini
atau IC regulator.
g)
Signal
power good tidak ada kemungkinan kerusakan ada pada rangkaian power good berupa
kerusakan kondesator elektrolit/ diode/ transistor/ resistor.
Gambar 3.1 (Diagram AlirMencariKerusakan Power Supply
)
)
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
1. Peripheral adalah perangkat tambahan
yang disambungkan ke computer, yang
bertugas untuk membantu computer menyelesikan tugas yang tidak dapat dilakukan oleh
hardware yang sudah terpasang dicasing. Ada banyak perankat peripheral
2. Power supply adalah perangkat
yang menyuplailistrik PLN kesemuakomponen yang terdapatpada CPU
3. Mendiagnosisadalahmecarimasalahataukerusakanpadakomponen-kumponen
PC. Dalam melakukan perbaikan komponen, sebaiknya langkah awal yang kita perlukan
adalah mecari kerusakannya terlebih dahulu.
4. Troubleshooting adalah langkah
yang digunakan untuk menecek komponen-komponen PC jika ada kerusakan.
B. SARAN
Guna
memperbanyak pengetahuan, siswa diharapkan agar lebih meperbanyak/memperdalam pelajaran
tentang peripheral.
Bagi
guru disarankan untuk lebih memperbanyak lagi praktek dalam proses pembelajaran.
BAB V
DAFTAR PUSTAKA
Ø
http://blacklistcorp.blogspot.com/2012/08/pengertian-dan-fungsi-power-supply.html
Ø
http://computer-ciber.blogspot.com/2012/03/diagnosa-troubleshooting-pada-power.html